Dia…
Yang membuatku berani bermimpi..
Dia..
Yang selalu menjadi pijakan masa depanku..
Dia..
Yang selalu menjadi doa di setiap selesai sholatku..
Dia…
Telah membuatku membuat keputusan untuk pergi ke Jakarta dalam waktu hanya beberapa jam (jam 2 siang tau infonya, jam 4 sore packing+pesen tiket, jam 8 malem berangkat)
Dia…
Telah membuatku mau terjun ke medan Jakarta, meskipun dulu aku takut dengan Jakarta..
Dia..
Telah membuatku rela mengarungi perjalanan panjang hanya untuk menemuinya meskipun sebentar..
Dia..
Yang membuatku mau mengantarkan 110 kb dengan menempuh jarak >700 km selama 10 jam..
Dia..
Yang selalu membuatku berkata “aku akan kembali lagi” saat perjalananku pulang ke rumah..
Dia…
Semakin jauh…
Dia…
Jauh…
Dia…
Sudah…
Mungkin aku akan mengejarnya lain waktu lagi jika besok berkata lain…
Tapi sebelum besok berkata lain, aku akan berusaha lagi agar besok berkata seperti yg aku harapkan…