Tepat…

Hadirmu tepat

Meski awalnya terlalu cepat

 

Ketidakhadiranmu pun tepat

Saat aku tak siap menerima

 

Perlindunganmu tepat

Saat banyak yang melukai diriku

Bahkan jika salah satu peluka itu

Adalah diriku sendiri

 

Kamu tepat berikan merahnya

Saat aku melukis sekuntum mawar merah

Dan yang aku punya hanya hijau

 

Dan kamu akan selalu menjadi tepat

Meskipun dunia ini tak ada yang tepat

Karena aku punya salah satu yang tepat

Kaulah yang tepat

Menemani aku yang selalu dikejar ketidaktepatan

Comments (6) »

Sembunyi…

Biarlah aku bersembunyi

Jika itu mampu membentuk bibirku ini menjadi sebuah senyuman

Dan menciptakan secuil kebahagiaan

Merasakan itu semua nyata adanya

Dan biarkan syaraf-syaraf tubuhku

Mengantarkan secuil rasa itu

Hingga otakku bisa memberi tahuku

Bahwa aku masih bisa merasa secuil rasa itu

 

Tanpa dilarang oleh siapapun

Oleh bintang manapun

Aku akan selalu bersembunyi

Persembunyian yang apik

Hanya tersekat oleh batas tipis

Comments (5) »

Pagi…

Titik-titik embun pagi membasahi dedaunan

Semilir angin pagi menyambut datangnya fajar

Warna langit gelap berubah menjadi biru kembali

Dan sinar mentari pun menyapa bumi dengan hangatnya

Kicau-kicauan burung ikut menyemarakkan pagi..

Semua lukisan keindahan alam menampakkan warna-warninya..

 

Alam pun mampu menorehkan semangatnya

Untuk menyambut hari yang baru..

Mengukir sejuta harapan untuk lebih berarti..

Ikut menjadi bagian dari kisah di seluruh penjuru bumi..

Dan mengabadikannya…

Comments (3) »

Sepenggal Kisah Tentang Dia…

Dia…

Yang membuatku berani bermimpi..

Dia..

Yang selalu menjadi pijakan masa depanku..

Dia..

Yang selalu menjadi doa di setiap selesai sholatku..

Dia…

Telah membuatku membuat keputusan untuk pergi ke Jakarta dalam waktu hanya beberapa jam (jam 2 siang tau infonya, jam 4 sore packing+pesen tiket, jam 8 malem berangkat)

Dia…

Telah membuatku mau terjun ke medan Jakarta, meskipun dulu aku takut dengan Jakarta..

Dia..

Telah membuatku rela mengarungi perjalanan panjang hanya untuk menemuinya meskipun sebentar..

Dia..

Yang membuatku mau mengantarkan 110 kb dengan menempuh jarak >700 km selama 10 jam..

Dia..

Yang selalu membuatku berkata “aku akan kembali lagi” saat perjalananku pulang ke rumah..

Dia…

Semakin jauh…

Dia…

Jauh…

Dia…

Sudah…

Mungkin aku akan mengejarnya lain waktu lagi jika besok berkata lain…

Tapi sebelum besok berkata lain, aku akan berusaha lagi agar besok berkata seperti yg aku harapkan…

 

Leave a comment »

Untuk Lelaki Hebatku

Saat aku berlari…

Kamu selalu bisa mengingatkanku untuk berjalan sejenak..

Saat aku terlalu banyak kata-kata yg aku ucapkan..

Kamu selalu punya kata pamungkas yg bisa mewakili ribuan kata-kataku..

Saat aku disulut api kemarahan…

Kamu selalu bisa membawa air sejuk untuk mematikan apinya..

Saat aku berhenti di arena lariku karena hilang arah..

Kamu selalu bisa menjadi GPSku…

Saat kemampuan memoriku menghilang..

Kamu selalu bisa membantuku mengingat kembali..

Saat aku merasa tak mampu..

Kamu selalu bisa menjadi tempat berbagiku..

Saat aku diancam bahaya..

Kamu selalu bisa menjagaku dengan caramu..

Saat aku susah membuka mata untuk menyapa hadirnya mentari..

Kamu selalu bisa membangunkanku…

Comments (2) »

Dia….

24 jam sehari aku selalu bersamanya

Dia yang selalu bisa merasakan apa yg aku rasakan

Entah sedih, bahagia, sakit, tertawa, kecewa….

Sampai ke sebuah akar dari rasa yg aku alami..

Dia mengetahuinya…

Dia memahaminya…

Dia selalu aku ajak mengejar impianku

Dia selalu aku paksa berlari dan dia selalu mau..

Aku jarang menghiraukan tegurannya..

Untuk membuatku berhenti sebentar..

Meski hanya sekedar menarik nafas panjang…

Dia selalu harus mau menuruti apa kataku..

Apa yang aku mau..

Tanpa pedulikan apa maunya…

Tapi ada suatu masa..

Dimana aku ingin berhenti sejenak untuk berlari bersamanya..

Dan mencoba mendengar kata2nya…

Aku memanjakannya, 7 hari..

Aku memanjakannya dengan merogoh kocek tabunganku..

Mahal juga untuk memanjakannya..

Sepertinya dia senang sekali saat itu..

Sampai2 dia nggak menyampaikan teguran untukku..

Kecuali rasa bahagianya ke aku..

Karena aku telah menjaganya..

Tapi..

Akhirnya aku melupakannya lagi..

Aku masih terus mengajaknya berlari…dan berlari..

Hingga aku tersadar dia memberiku teguran..

Yang membuatku berpikir sejenak..

Hanya sejenak..

Karena suatu saat nanti…

Aku akan berhenti berlari dengannya…

Dan..

Aku yang akan ikuti apa maunya…

Dia adalah tubuh kecilku….

Leave a comment »

Kata Hatiku…

Aku tau aku adalah seorang wanita, di mana nantinya aku akan menunggumu pulang kerja, memasakkan masakan kesukaanmu, menata rumah, mengasuh anak2, ya seperti yang dilakukan ibu-ibu pada umumnya. Kata orang2, itulah kodrat wanita, ujung2nya jadi ibu rumah tangga meskipun merangkap jadi wanita karir..

Berat buatku untuk bisa seperti itu, karena masih ada yg ingin aku kejar, yg slama ini membuatku penasaran untuk bisa merasakan yg kukejar itu berhasil ada di genggaman tangan kecilku ini. Tapi aku tau kamu akan slalu mendukungku, meskipun dengan berat hati melepasku pergi jauh ke luar kota…Memangnya aku nggak berat…Aku bisa merasakan seperti yg kamu rasakan…

Berat jauh darimu….

Tapi aku akan mencoba sekuat hati mengorbankan perasaan itu, demi sesuatu yg besar, cita2 besar yg slama ini kita slalu agung2kan dan jangan sampai cita2 agung itu kalah dengan rasa apapun.

Setiap mil jarak yg terbentang di antara kita, biarkan itu akan menjadi bulir2 pengorbanan yg nantinya bulir2 itu akan tumbuh menjadi buah yg manis yg akan kita petik di kemudian hari, ingat bukan kita aja yg akan mengecap manis buah itu tapi juga banyak orang yg akan merasakan buah manis itu.

Yakinlah, kita bukan orang2 yang hanya mementingkan kebahagiaan pribadi tanpa memperhitungkan dampak yang akan dihasilkan ke depannya, karena kita adalah orang2 hebat yang memiliki misi besar yang harus cepat2 direalisasikan, bukan misi biasa tapi misi untuk banyak orang…

Seberapa jauh nanti kita terpisah, aku yakin kamu akan selalu ada untukku, dan yakinlah aku juga selalu ada untukmu…

Cinta teratas hanyalah untuk Allah

Maka embanlah tugas dariNya

Logika harus bisa menekan perasaan yang menggunung

Cita2 besar kita adalah di atas segala-galanya

Karena kita adalah orang2 hebat yang akan menyelamatkan dunia

Comments (2) »

Lama Skali…

Di mulai jam 5 sore

Selese jam 09.30 malem

3 gelas

2 piring

10-an bola-bola kertas

5 kali minta pulang duluan

3 kali pengen nangis

2 kali aku tinggal tidur

Kepala pusing beberapa kali

Rasa bosan melanda bertubi-tubi

Sering terjadi noise

Ga jelas sapa transmiter, yang mana yang receiver

Puluhan kali kata “bingung” terucap

Sampai pake analogi teh dan kopi

Satu kata penting menjadi akhir dari segalanya

Cuma 3 huruf saja…

Mengakhiri kepenantanku…

Mengakhiri kejengkelanku…

Mengakhiri kemarahanku…

Mengakhiri kebosananku…

Untuk akhir yang indah…

Sampai pada akhirnya…

Comments (4) »

Nggak Penting….!!!!

Alu

Aku kira Arithmetic And Logic Unit

Ternyata say hello

Ribet…

Muter2 seperti flowchart saja…

Lewat…

Permisi Superman lewat dulu…

Bulan sabit tersenyum…

Tapi aku nggak menggubrisnya…

Film “Notting Hill”…

Yang sampai sekarang belum pernah aku tonton sampai selesai

Karena memang filmnya membosankan…

Film “City of Angel”

Yang selalu diperdebatkan…

Malaikat bodoh yg mau saja jadi manusia…

Film “Superman Return”

Akhirnya aku tonton juga..

Kalimat terakhirnya  “I’m always around…”

Leave a comment »

8 Bulan di Surabaya

Waktuku tinggal 8 bulan lagi di Surabaya, lha PD banget ngomong kayak gitu hehehe..Soalnya itu adalah sebuah motivasi biar aku cepet2 mengejar mimpi di Jakarta (bukan mengejar yg laen lho ya, soalnya kan aku sudah nggak nungguin orang GJ yg di Jakarta itu hahahaha)..

Aku nggak peduli kalo orang tuaku apalagi ayahku melarang keras untuk kerja di Jakarta. Sudah cukup aku ngerasain salah jurusan pas kuliah. Maka dari itu aku ingin sekali dalam hidupku yang cuma sekali ini (ciieellaa..tapi memang bener kan??) aku ingin merasakan melakukan sesuatu yang amat sangat aku cintai…Meskipun aku tau banyak pengorbanan yg akan aku lakukan tapi itu wajar skali dalam pencapaian sebuah cita2 besar…

Salah satu teman di dunia mayaku yg kerja di perusahaan inceranku itu pernah bilang ke aku, kalo kerja di sana itu berat banget/sibuk banget. Total jam kerja 12 jam per hari, bisa lebih malah dan minim jatah cuti jadi jarang pulang pas lebaran…Wooowwww gile bener….Tapi aku yakin aku pasti bisa…Katanya temennku “yang penting passion-nya Mel” …Pas lah, aku memang punya passion di bidang itu…

Aku akan melakukan apapun (yg halal pastinya) untuk bisa berangkat ke Jakarta pada bulan April 2010…Karena ini hidupku, aku yang akan memutuskan kemana kakiku akan melangkah…

Comments (6) »